Wednesday, September 25, 2019

Gelombang Mahasiswa Hantam Tembok Rapuh Penguasa
Gelombang Mahasiswa Hantam Tembok Rapuh Penguasa


Sejarah telah banyak mencatat kelompok terdidik dari kaum muda indonesia acap kali menorehkan catatan heroik, penuh makna, dramatis dan menjadi penentu disetiap zamanya, mereka adalah mahasiswa. satu elemen yang sering menjelma manjadi kelompok penekan atas kedzoliman penguasa, menjadi penyambung lidah rakyat jelata, serta kehadiranya menjadi harapan yang mampu mewujudkan cita-cita bangsa indonesia. 

garis waktu telah merekam begitu jelas bahwa mahasiswa adalah kaum berani, penuh semangat, cerdas dan idealis. kita semua tau pada era penguasa penjajah belanda ada kelompok budi utomo sebagai wujud kaum terpelajar pribumi yang merintis jalur sunyi mencerdaskan dan mengkondisikan perjuangan perlawanan atas penjajahan bangsa belanda, ada peristiwa sumpah pemuda yang menghimpun persatuan dan melahirkan gerakan-gerakan pemuda sesudahnya.

ada pula peristiwa proklamasi kemerdekaan yang jelas atas desakan kelompok muda terdidik untuk mendorong soekarno-hatta membacakan teks proklamasi indonesia, selanjutnya secara perlahan berbagai peristiwa yang dimotori mahasiswa bergerak siring dinamisnya suasa kehidupan sosial-politik, termasuk peristiwa-peristiwa pasca kemerdekaan, ada gelombang peristiwa Ampera 1966 yang dinahkodai KAMI (kesatuan aksi mahasiswa indonesia) meruntuhkan penguasa orde lama dari tahtanya, kemudian ada tragedi malari 1974 gelombang mahasiswa memprotes monopoli ekonomi jepang, tragedi ini memakan tidak sedikit korban dan menciptakan guncangabln becana sosial, atas tragedi ini munculah NKK BKK sebagai alat peredam gerakan mahasiswa. Hingga puncak gelombang dasyat gerakan mahasiswa meluluh lantahkan kekuasaan orde baru dari tampuk kekuasaan pada 1998, kekacauan politik, keadaan ekonomi yang tidak berpihak pada rakyat, dan hancurnya tatanan masyarakat demokrasi menjadi pemicu dasayatnya gerakan kelompok mahasiswa, hingga kini kita kenang tragedi itu dengan nama reformasi.

Hari ini kita telah mengetahui historical senior-senior mahasiswa dieranya bagaimana menghegemoni catatan sejarah bangsa indonesia dengan mengawal kemerdekaan, memperjuangkan reformasi, dan menjaganya dari segala upaya buruk acaman negara. hari ini pula kita dibangunkan untuk sadar bahwa keadaan sosial politik hukum kita jauh dari rasa keadilan, produk reformasi lembaga kpk yang diperlemah, rancangan KUHP yang jauh dari kata manfaat, bencana asap yang tak diharap, jaminan sosial yang tak becus digarap, hingga persoalan rasialisme sodara kita papua. 

rezim saat ini sedang membawa bangsa ini kembali dimasa orde baru bahkan masa kolonial, mereka amatiran mengelola negara, miskin ide dan ego kelompok kepentingan partainya. terbukti kinerja mereka tak seindah janji-janji kampayenya, mereka ingkar, culas dan serakah. pragmatis bahkan tak sedikit yang mencuri uang negara. 

segala persoalaan yang saat ini timbul tidak serta merta terjadi, semua telah terkondisikan, terstruktur, sistematis dan masif membuat negara ini jauh dari kemajuan. untuk itu dari setiap kita cukup meyakini bahwa tembok kekuasaan saat ini tidak jauh berbeda dengan tembok-tembok kekuasaan sebelumnya rapuh dan tumpul, tak sekuat gelombang gerakan kita mahasiswa. setiap aspirasi dari kita menjadi tumpuan harapan rakyat indonesia, setiap pekikan hidup mahasiswa hidup rakyat indonesia jauh lebih berharga dari pada goresan tinta dikelas-kelas kuliah.

gelora perjuangan harus kita upayakan, keadilan harus kita perjuangkan, perjuangan kolosal memastikan seluruh rakyat indonesia menikmati janji kemerdekaan, hari ini kita wajib menyatukan gerakan, singkirkan segala ego sektoral, kepetingan kita adalah satu yaitu kesejahteraan dan keadilan bagi seluruh rakyat indonesia.
hidup mahasiswa!!
hidup rakyat indonesia!!


Abdul jamil
Aktivis mahasiswa

1 comment:

  1. Croscek lagi apakah benar budi Utomo merupakan organisasi pemuda yang merintis kemerdekaan ?

    ReplyDelete

Popular Posts

Newsletter