Wednesday, September 4, 2019

Aliansi HMI Cabang Se-Priangan Timur menuntut Segerakan kongres untuk akhiri Dualisme PB HMI
Aliansi HMI Cabang Se-Priangan Timur menuntut Segerakan kongres untuk akhiri Dualisme PB HMI

Setengahnalar.id, Garut-Konflik internal yang tengah terjadi di tubuh Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) saat ini masih menjadi perbincangan oleh seluruh keluarga besar HMI.

Sudah lebih dari enam bulan konflik ini terus berlanjut. Tidak adanya titik temu diantara kedua pihak untuk bisa menyegarkan kembali suasana di tubuh HMI menjadi salah satu faktor penyebab konflik ini terus berlanjut.

Melihat kondisi internal HMI khususnya di tubuh kepengurusan PB HMI menjadi landasan utama cabang-cabang yang ada di Priangan Timur (Cabang Banjar, Ciamis Tasikmalaya, dan Garut) bersatu untuk membuat suatu gagasan dalam rangka merekonsiliasi PB HMI.

Gagasan tersebut berisi tiga tuntutan dan harapan dari cabang-cabang yang ada di Priangan Timur.
Pertama, menuntut Majelis Pengawas dan Konsultasi Pengurus Besar (MPK-PB) HMI untuk merekonsiliasi dualisme kepengurusan PB HMI periode 2018-2020 dalam waktu sesingkat-singkatnya.

Kedua, Menuntut kepada R. Saddam Al-Jihad dan Arya Kharisma Hardi untuk bertanggung jawab atas terjadinya dualisme kepengurusan PB HMI periode  2018-2020 yang berimplikasi terhadap stabilitas organisasi.

Ketiga, mengajak seluruh HMI Cabang se-Indonesia untuk sama-sama mendorong rekonsiliasi PB HMI 2018-2020 yang ditandai dengan penyelenggaraan Kongres sebagai akhir dari dinamika konflik PB HMI.

Gagasan yang sudah dibuat oleh Cabang Priangan Timur ini sudah disampaikan pada pleno II yang diselenggarakan oleh PJ Ketua Umum Arya Kharisma Hardi di Bogor dan berharap segera terlaksana agar konflik ini segera berakhir.

(rilis) 

No comments:

Post a Comment

Popular Posts

Newsletter