Friday, August 16, 2019

DPD MAPANCAS : pengelolaan  dan Pengembangan Cipanas Garut terkesan Asal-asalan
DPD MAPANCAS : pengelolaan dan Pengembangan Cipanas Garut terkesan Asal-asalan


Pariwisata merupakan rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh manusia baik secara perorangan maupun kelompok di dalam wilayah negara lain.

Kegiatan tersebut menggunakan kemudahan, jasa dan faktor penunjang lainnya yang diadakan oleh pemerintah dan atau masyarakat, agar dapat mewujudkan keinginan wisatawan.

Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009 tentang kepariwisataan disebutkan bahwa pariwisata adalah berbagai macam kegiatan wisata dan didukung berbagai fasilitas serta layanan yang disediakan oleh masyarakat, pengusaha, pemerintah, dan pemerintah daerah.

Berdasarkan Undang-Undang No. 10 tahun 2009 tentang Kepariwisataan pasal 4 menyebutkan tujuan penyelenggaraan kepariwisataan adalah:Meningkatkan pertumbuhan ekonomi, Meningkatkan kesejahteraan rakyat, Menghapus kemiskinan, Mengatasi pengangguran, Melestarikan alam, lingkungan dan sumber daya, Memajukan kebudayaan, Mengangkat citra bangsa, Memupuk rasa cinta tanah air, Memperkukuh jatidiri dan kesatuan bangsa, Mempererat persahabatan antarbangsa.

Objek wiata cipanas merupaka ikon wisata yang ada dikabupaten Garut, salah satuya Objekwisata Cipanas Indah. Cipanas indah merupakan aset yang dimiliki oleh pemda Garut , yang tentunya pengelolanya dilakukan oleh pemda Garut dalam hal ini Dinas Pariwisata sebagi leading sektor, dan sebagai penghasil pajak asli daerah(PAD).

Pada tahun 2018 objek wisata Cipanas Indah dialihkan ke pihak swasta dalam rangka pengembangan kawasan objek wisata tersebut.



Hal ini menjadi angin segar bagi masyarakat Garut karena dengan dikelolanya oleh swasta akan menjadi lebih baik,profsional dan menjadi kawsan wisata unggulan, sehingga pendapatan daerah akan lebih meningkat. Namun dalam perjalananya sampai saat ini belum sesuai dengan apa yang diharapkan dan jauh dengan tujuan undang undang.

Pada proses pengalihan kepada pihak ke 2 (swasta) sampai saat ini masih menyisakan banyak pertanyan dan persoalan, dimulai dari proses lelang kepada pihak ke 2 (swasta) diindikasikan terjadinya KKN dan seolah olah tidak transparan, dan perusahaan yang memenangkan lelang sebagai pengelola Cipanas indah trsebut diindikasikan  tidak sesuai dengan kualifikasi.

Karena pada saat itu prosesnya dilakukan pada saat tahun politik (Pilkada Garut) sehingga proses pengembangan Cipanas indah ini sangat kental akan nuansa politis. Dan terindikasi konspirasi antara Bupati Garut, dinas pariwiasata, ULP dan pihak perusahaan swasta yang menjadi pengembang cipanas indah tersebut.

Sudah hampir satu tahun CI dikelola oleh pihak swasta namun sampe saat ini belum Ada perubahan yang signifikan, kondisinya masih sepertiyang dulu, hal ini menujukan ketidak siapan dan ketidak seriusan dalam mengelola dan mngembangkan cipanas indah tersebut. Bahkan ketidak jelasan retribusi yang kami prtanyakan.

Atas dasar tersebut kami DPD Mahasiswa Pancasila (MAPANCAS) Kabupaten Garut  menuntut kapada :
1. Bupati Garut dan DISBUDPAR harus bertanggung jawab atas kebijakan tersebut
2. Bupati Garut dan DISBUDPAR segera melakukan evaluasi terhadap pihak swasta sebagai pengelola dan pengembang karena ketidak seriusan dalam mengelola Cipanas Indah
3. kepada pegak hukum agar melakukan investigasi atas indikasi KKN pada proses penentuan pihak ke2 sebagai pengembang dan pengelola Cipanas indah

DPD MAPANCAS GARUT
SUSANTO

No comments:

Post a Comment

Popular Posts

Newsletter