Sunday, July 28, 2019

Pasca Sidang Dakwaan Aktivis Cianjur: RM merasa Dakwaan ini Merupakan  Fitnah keji dari Penguasa kepada  Rakyatnya
Pasca Sidang Dakwaan Aktivis Cianjur: RM merasa Dakwaan ini Merupakan Fitnah keji dari Penguasa kepada Rakyatnya

Setengahnalar.id- Pasca Sidang Dakwaan RM dan NG oleh Kejaksaan Negeri Cianjur. Hal tersebut masih menjadi kajian "Gerakan Save Aktivis Cianjur (GASAC)". Pasalnya, kuat diduga tindak - tanduk Kejari sangat tidak adil dan tidak fair dalam menangani kasus dugaan penipuan dan pemerasan versi Plt. Bupati, Rabu (17/07/2019).

Selain itu, tindakan Plt. Bupati yang mengeluarkan uang Rp. 30 jt, di tujukan kepada ML bukan kepada terdakwa yang lain. Tujuannya uang tersebut diberikan sebagai tanda terimakasih kepada ML dan aktivis gerakan rakyat Cianjur. RM sendiri tidak meminta sejumlah uang, hal ini berdasarkan penuturannya ketika sidang pertamanya pada 27 Juni lalu.

Namun demikian hal tersebut yang menjadikan RM dan NG tersangkut kasus penipuan dan pemerasan. Bahkan RM pun memberikan keterangannya bahwa ia merasa di fitnah oleh kejadian tersebut. Dengan dakwaan yang diterimanya itu tidak pernah ia melakukan hal tersebut, bahkan ia dan Presidium Rakyat dalam berjuang menegakan keadilan tidak pernah bersentuhan dengan APBD Cianjur.

RM, mengatakan "Apa yg dituduhkan oleh Plt.Bupati Cianjur ataupun kuasa hukumnya kepada saya itu semua Fitnah Keji dan tidak berdasar, tidak ada yang mengaku KPK dan tidak ada yang meminta uang sejumlah 30 jt, Itu fitnah liar yang sangat dzalim dari seorang penguasa kepada rakyatnya yang ingin membangun Cianjur. Kalaupun ML meminta sejumlah uang kepada Herman itu urusan mereka berdua, jangan lantas menebar fitnah keji seperti ini." tandasnya, kesaksian dari Koordintor GASAC. Rabu (24/07/2019)

Koordintor GASAC, menambahkan "Apakah lantas  ketika RM berbuat kebaikan dan menyampaikan kebenaran pada Plt. Bupati lantas harus menjadi musuh Bupati. seharusnya, sebagai seorang Plt. Bupati, HS harusnya menjadi tauladan dan berkata dengan sebenar-benarnya dan jujur, bukan malah sebaliknya memfitnah rakyatnya dengan tuduhan KPK gadungan dan Pemerasan itu tidak patut. Itu namanya pembohongan publik.", tegas Jajang.

Selain itu, dalam sidang eksepsi naskah keberatan dari RM yang disampaikan oleh Kuasa Hukum. Menerangkan alasan pertama, selama ini para terdakwa selalu konsisten mengecam dan melaporkan praktik korupsi di Cianjur. Kedua, adanya dugaan penyidik dan penuntut umum menyalah gunakan kewenangan sebab fakta hukum para terdakwa hanyalah aktivis antikorupsi, bukan seseorang yang memiliki kedudukan untuk melakukan pemaksaan, penipuan, dan atau pemerasan terhadap Plt. Bupati.

Lalu adapun alasan ketiga, tiada lain terdakwa hanya menginginkan Cianjur bersih dari tindakan praktik korupsi yang  menyengsarakan rakyat Cianjur. Kemudian dalam kasus tersebut Plt. Bupati menilak tidak terlibat dalam praktik Korupsi yang terjadi di Cianjur. Namun ada motif yang dilakukan oleh plt. Bupati menyuap dengan memberikan sejumlah uang kepada ML. Sebelumnya HS  dengan sengaja memberikan kepada para terdakwa sebuahbamplop berwarna coklat, yang tegas para terdakwa menolaknya dengan mengatakan bahwa perjuangan Presidium Rakyat Cianjur tidak transaksional, khawatir di OTT oleh Cyber Pungli, kalimat tersebut langsung disampaikan oleh RM kepada Plt. Bupati, yang terus memaksa untuk memberikan amplop coklat tersebut, RM tetap menolak. Tambah Jajang.

Dalam hal ini pihak RM meminta kepastian hukum yang berisikan keadilan dan kebenaran berdasarkan HAM. Isi dalam naskah nota keberatan pihak RM. Bahwasanya dakwaan tidak dapat diterima, surat dakwaan harus dibatalkan, karena pasal-pasal yang didakwakan kepada terdakwa itu tidak tepat dan dipaksakan. "RM itu aktivis Anti Korupsi di Cianjur yang konsisten dengan Parlemen jalanannya. Ia terus membela rakyat kecil yang didzalimi oleh oknum penguasanya. Ia tidak pernah makan APBD, ia pendidik yang idealis. Kami mahasiswa dan Rakyat Cianjur akan terus membelanya. Karena jelas ini fitnah penguasa." Pungkas Jajang.

Kontibutor : pipin

No comments:

Post a Comment

Popular Posts

Newsletter