Thursday, July 11, 2019

HMI Cabang Garut ; Lemahnya penyerapan Anggaran Indikasi Bahwa pemerintah Tidak Pro Rakyat
HMI Cabang Garut ; Lemahnya penyerapan Anggaran Indikasi Bahwa pemerintah Tidak Pro Rakyat

Setengahnalar.id_ Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) melakukan aksi massa di depan Kantor Bupati Garut.  Aksi ini digelar Guna memprotes Lemahnya Penyerapan Anggaran Di kabupaten Garut .(11/07)

Anggaran pendapatan dan belanja daerah yang selanjutnya disebut APBD adalah suatu rencana keuangan tahunan daerah yang ditetapkan berdasarkan peraturan daerah tentang APBD yang diatur dalam UU No. 33 tahun 2004.

Sedangkan menurut Saragih (2003: 127), “APBD merupakan suatu gambaran atau tolak ukur penting keberhasilan suatu daerah di dalam meningkatkan potensi perekonomian daerah.

Artinya, jika perekonomian daerah mengalami pertumbuhan, maka akan berdampak positif terhadap peningkatan pendapatan daerah (PAD)”. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), adalah rencana keuangan tahunan pemerintahan daerah yang disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Ungkap Wildan selaku Ketua umum HMI

Namun yang terjadi pada pemerintahan hari ini khususnya di Kabupaten Garut dimana penyerapan anggaran sampai kuartal 2 masih sangat lemah. Idealnya ketika sudah masuk kuartal dua, pemerintah daerah sudah bisa menyerap anggaran sampai 50% dari total anggaran.

Namun yang terjadi justru sampai dengan laporan per tanggal 28 Juni 2019 kemarin yang terealisasi dari APBD hanya diangka 37,40% kemudian khusus PAD hanya diangka 36,64%. Sedangkan untuk belanja daerah baru terealisasi diangka 32,27% dengan rincian belanja tidak langsung sudah teralisasi diangka 47,39% dan belanja langsung justru baru teralisasi diangka 14,84%. Tambahnya.
Dalam aksinya  HMI Cabang Garut menuntut  :
1. Bupati sebagai penanggung jawab keungan daerah harus bertanggung jawab terhadap lemahnya peyerapan anggaran 2019 di Kab. Garut
2. Prioritaskan kebutuhan-kebutuhan Pembangunan dasar bagi masyarakat kab Garut
3. Berikan Tindakan tegas terhadap SKPD-SKPD yang dalam kinerja peyerapan anggaranya jelek
4. Tingkatkan pengewasan bagi ASN yang suka melakukan Jual Beli Proyek !!!
Aksi ini sempat Diwarnai Bakar ban di depan kantor Bupati karena masa kecewa bupati awalnya tidak bisa menemui Para masa aksi.
Padahal kita datang kesini dengan baik-baik dan sudah sesuai dengan prosedur dengan menempuh syarat administrasi namun bupati tidak ada itikad baik untuk menemui kami . Pungkas Ginan selaku korlap .
Setelah berjam-jam melakukan Orasi dan lobying akhirnya bupati bersedia menerima Audensi dari para mahasiswa Islam .

Bupati juga mengapresiasi masukan dari HMI dan sependapat Dalam hal ini, Serta mengakui lemahnya Penyerapan ini karena Garut hari ini belum siap mengaplikasikan Sikap dikarenakan SDM yang ada di SKPD sangat Minim.

No comments:

Post a Comment

Popular Posts

Newsletter