Thursday, July 4, 2019

GASAC Aksi di Kejaksaan Negri Cianjur menuntut di Bebaskannya Aktivis yang di Tahan
GASAC Aksi di Kejaksaan Negri Cianjur menuntut di Bebaskannya Aktivis yang di Tahan


Setengahnalar.id_Cianjur-  GASAC (gerakan Save Aktivis Cianjur ) Gelar Aksi Demonstrasi di depan Gedung Kejaksaan Negeri Cianjur. Gerakan ini diinisiasi oleh sejumlah mahasiswa dalam aksinya massa aksi lakukan longmacrh dari jl. Doctor Muardi sampai kedepan Kantor Gedung Kejaksaan. Dalam orasinya maksa aksi menuntut untuk membebaskan Ridwan Mubarok CS, yang sekarang didekap di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B, Cianjur. (04/07/2019)
Aksi ini dilakukan dalam rangka mempertanyakan mengapa  saksi-saksi pada kasus OTT Bupati cianjur terjerat dengan berbagai kejanggalan yang terjadi.  Masa Akasi melakukan longmarch dari jl. Pasir Gede Raya dan akan berkumpul didepan pintu gerbang Kejaksaan Negeri Cianjur. Perjuangan dan gerakan ini sebagai tanda empaty dan simpaty kepada aktivis, tidak kurang kami akan mengumpulkan massa 100 orang untuk menyampaikan aspirasi kami serta tuntutan kami.
Dalam aksi ini mereka memaknai sebagai hari dimana hukum yang tidak sesuai atau sebagai tragedi kriminalisasi aktivis. Hal itu  Pula yang membuat mereka  menyebutnya Kamis kelam dimana penegakan hukum tidak adil, bertepuk sebelah tangan dan memandang sebelah mata tanpa fakta dan dalil yang kuat terhadap dua saudara kami R.A Nandang dan Ridwan Mubarok.
Setelah kami mengkaji dan menelaah jeratan kasus yang menimpa dua saudara kami pada Pasal 368 KUHP Ayat (1) dan atau Jo Pasal 55 Ayat (1) lalu Pasal 378 Ayat Jo Pasal 55 Ayat (1). Bahwasanya kami sangat meyakini tidak mungkin saudara kami melakukan hal seperti pasal-pasal yang dituduhkan tersebut. Maka dari kami menuntut pihak yang berwenang, agar senantiasa menggunakan telinganya dengan sebenarnya tanpa menutup atau berpura-pura tidak medengar, menggunakan mata untuk melihat dengan sebenarnya tanpa berpura- pura buta, dan lisan untuk berucap fakta yang sejujurnya jangan berpura-pura bisu. Ungkap Jajang selaku korlap
Dalam aksi ini, mereka menuntut beberapa hal sebagai berikut;
1.Tegakan supremasi hukum yang sesuai
2. Stop kriminalisasi aktivis
3.Bebaskan aktivis anti korupsi Ridwan Mubarok Dkk
4.Mepertanyakan dua surat yang dilayangkan di hari yang sama dari Polda dan Kejati
5. Periksa dugaan gratifikasi pelapor sekaligus korban dalam hal ini Plt bupati

(P)

No comments:

Post a Comment

Popular Posts

Newsletter