Friday, June 7, 2019

Ketika  Isra' Mi'raj dipecahkan oleh Huawei
Ketika Isra' Mi'raj dipecahkan oleh Huawei


"Uthlubul "ilma walaw bish shin "

Syekh Abdul Somad aka UAS (http/:youtube.com, 2017) mengatakan bahwa, walau frasa "uthlubul 'ilma walau bishin" adalah  hadith berkategori dhoif tetapi boleh dikutip sebagai rujukan dalam pelajaran bahkan dalam ceramah.  Hadith disebut dhoif karena sumber pertamanya tidak jelas, tetapi bukan hadith hoax alias hadith palsu. Kenapa? Karena yang melakukan citasi atau yang merujuk dari tahun ke dalam ratusan tahun adalah para Ulama besar. 
Ambil sisi positifnya adalah bahwa  China (modern) yang sempat terjerembab secara ekonomi, sosial dan politik selama pemberlakukan rezim komunis selama hampir 100 tahun, hanya dalam waktu 30 tahun terakhir ini sejak tahun 1990 an bangkit dengan cepat. Naga yang tidur bangun dan menggeliat mengeluarkan auman dan getaran energi quantum dan potensial dari sebuah negara raya yang usia peradabannya sudah lebih dari 8000 tahun. (Bila dihitung sejak China Modern tahun 6000 BC). 
Tak heran, negeri kartun seperti Amerika Serikat, yang praktis menguasai dunia ini sejak 1880 (artinya sekitar 200 tahunan) ketakutan luarbiasa, dan dengan sisa-sisa kekuatannya yang praktis compang-camping maka sekarang ini dia sedang menghimpun kekuatan-kekuatan besar yang memiliki interdependensi dengannya, dan memiliki jumlah yang cukup besar sebagai sekutu, siapa lagi kalau bukan Kaum Muslim, yang jumlahnya sekitar 3 Miliar.
Cina baik yang tinggal di negerinya maupun yang tersebar di seantero bumi berjumlah juga sekitar 3 Miliar. 
Artinya pada masa Milenium ketiga ini akan (sudah dan sedang) terjadi penghimpunan Dua Kekuatan Besar Dunia, pertempuran antara Godzilla dengan....apa ya? Thanos kali ya....yaitu Amerika-Muslim dengan Cina dkk.
Kabar terakhir, kalau anda mainnya jauhan dikit, maka diam-diam sedang dirundingkan satu persekutuan yang ajaib, yaitu antara Amerika dan Mesopotamia. Siapa itu Mesopotamia. Tak lain tak bukan adalah Iran. Kenapa ? Karena di negeri dongeng itulah tersimpan harta karun kaum Muslim yang terbenam.

Apakah emas permata intan berlian? No no no..

Harta karun Kaum Muslim yang terbesar, terhebat dan menjadi Bahan Kajian dari The Secret ala Rhonda Byrne, yaitu ISI OTAK alias ILMU PENGETAHUAN, dan tersembunyi dalam gua-gua dan labyrinth terdalam di Mesopotamia.......dan Cina. 
Pada masa sekitar 1400 tahun lalu Muhammad saw, Sang Nabi Besar mendapatkan kesempatan merasakan teknologi Ilahi yang pada waktu itu oleh penganut Islam primordial.-bahkan sampai dengan hari ini - dipercayai melibatkan sang Unicorn alias Buraq si kuda bertanduk (Al Barq arti sebenarnya adalah kilat atau cahaya)  suatu perjalanan kuantum yang disebut sebagai isra' mi'raj. 
Adapun waktu awal Milenium ketiga ini,  salah satu raksasa teknologi Cina, Huawei melalui para Ilmuwannya telah memecahkan kode perjalanan suci isra' mi'raj, yang merupakan berkah kemajuan teknologi informasi dengan pintu gerbangnya yaitu 5G, maka perjalanan lintas dimensi, tidak melulu lintas galaksi, yang disebut teleportasi, telah terpecahkan, dan  tentu akan segera terwujudkan.
Setelahnya  nanti komunikasi teleportasi manusia  bukan sekedar dengan istri sejauh 3500 km, tetapi dengan anak yang 11.000 km jauhnya di Eropa sana, bukan sekedar komunikasi suara dan video bahkan bisa berpelukan secara virtual dan melalui teknologi 7G atau 11G dan  pelukan itu akan terjadi  secara material. 
Intinya dengan teknologi up to 5G ++ maka besar kemungkinan kita akan bisa menangkap komunikasi antar makhluk dimensi  lain, yang sementara ini kita kenal namanya sebagai Genie, dimana baru Aladdin yang punya kesempatan  bertemu dengannya.
Adanya teknologi teleportasi, jauh sebelum Nabi Muhammad saw mendapatkan pengalaman yang tercatat dalam.QS Sura Al Israa'
700 tahun sebelumnya Nabi isa a.s (Jesus Kristus) melakoni teleportasi dalam bentuk resurection yang dikenal sebagai Kenaikan Isa almasih (QS Ali An Nisaa: 157;  injil Matius 28:5-6)
Kabar di dalam kisah Al Anbiya bahkan jauh sebelum Isa a.s Nabi jaman old dipercaya juga moksa (tidak jelas kewafatannya) bahkan dipercaya masih hidup sampai dengan hari ini, yaitu Nabi Idris as.(sekitar 4000 SM)  dan Ilyas as (sekitar 900 SM).
Tercatat dalam cerita-cerita mistis para Sufi dan Kyai sakti lainnya, yang beredar dimana bisa hadir di beberapa tempat dalam satu waktu, sholat di.masjidil haram dan menerima tamu di rumah dan sebagainya, maka keberhasilan Huawei dalam memecahkan  teleportasi hanyalah semacam just a matter of time, hanya soal waktu saja.
Telah jelas dalam Kitab Suci Al Quran dan Kitab-Kitab Suci pendahulu,  menuliskan segala cerita scientific ini. Hanya perlu waktu dan  orang-orang tertentu yang untuk memikirkan, meneliti,  dan memberikan buktinya. 
Pada Hadith Uthlubul 'ilma walaw bish shin, fainna talaba al-‘ilm faridhat ‘ala kulli muslim (tuntutlah ilmu walau sampai negeri China, dan sesungguhnya menuntut ilmu itu wajib untuk setiap orang muslim), dikisahkan oleh al-Sakhawi dalam al-Maqasid al-hasanah (hn. 125) diriwayatkan oleh al-Baihaqi dalam Syu’ab al-Iman, al-Khatib al-Baghdadi dalam al-Rihlah fi Talab al-Hadith, Ibn Abd al-Barr dalam Jami’ al-‘Ilm dan al-Daylami dalm Musnad al-Firdaws, semuanya melalui Abi ‘Atikah Tarif ibn Salman. Ibn Abd al-Barr juga meriwayatkannya melalui Ubayd ibn Muhammad dari Ibn ‘Uyaynah dari al-Zuhri, (Abi ‘Atikah dan al-Zuhri) dari Anas ibn Malik dari Rasulullah saw.

Oleh : Dr. Tifauzia Tyassuma, M.Sc

Dr Tifauzia Tyassuma, M.Sc lulus S1 dan S2 dari Fakultas Kedokteran UGM, tengah menempuh  Pendidikan Doktor dalam dua  bidang, Nutrisi dan Filsafat. Penggagas  Ilmu Kedokteran Integratif Perenial. Dokter, Peneliti, Penulis dua buku Fenomenal, Body Revolution dan Nutrisi Surgawi. Saat ini sebagai Presiden Ahlina Institute (Advancing Health Literacy on Nutrition & Spiritual Neuroscience Indonesia).

No comments:

Post a Comment

Popular Posts

Newsletter