Saturday, June 29, 2019

Fitrah
Fitrah


Senja telah beranjak pergi berpisah dengan labirin terindah penuh cahaya kedamaian di dalam sebuah perjuangan sebuah tempat termulia di sisi-NYA, lautan Masih berujung terhitung daratan masih terukur berjarak tetapi langit tak berthitung, tak berujung, juga tak terukur walaupun mampu tertembus, namun masih berlapis bertumpuk seperti lapisan bumi yang mampu tertembus namun tidak dapat ditembus
Seumpama saat ku berjalan satu melangkah menuju Engkau, Kau sudah seribu langkah menuju diriku, wahay Allah dosa ku menggunung tinggi tapi rahmat-MU melangit luas, wahay Allah, harga Selautan rasa syukur ku namun hanya setetes nikmat-MU di bumi begitu banyak kenikmatan yang belum aku syukuri.
Manusia adalah tempatnya ternyaman sebuah khilaf dan lupa, dari dasar perasaan kata hati tidak pernah salah, hanya terkadang nafsu menghijabi kata hati itu menjadi sebuah rencana yang berdosa
Maafkan segala ucap dan sikap, aku berharap semua ikhlas pada diri yang berkekurangan
Bebaskan semua belenggu tak ada satupun sesuatu yang menjadikan kita kotor untuk mengawali keniscayaan cahaya kedamaian yang abadi.

Oleh : Jamaludin

Inspirasi bintang
Sang pemburu senja

2 comments:

Popular Posts

Newsletter