Monday, March 18, 2019

Potret Muram Pengelolaan Pendidikan Di Kabupaten Garut
Potret Muram Pengelolaan Pendidikan Di Kabupaten Garut

Pendidikan merupakan usaha yang dilakukan secara sadar, terencana, terpola, dan dapat dievaluasi yang dilakukan oleh pendidik untuk menumbuhkan dan mengembangkan potensi yang ada dalam peserta didik. Arah pendidikan bangsa dalam tataran kebijakan diselenggarakan dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang dilandasi keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia.

Arah pendidikan bangsa ditujukan untuk menghasilkan sumber daya manusia Indonesia yang memiliki karakter: beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Masa Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, menjadi warga Negara yang demokratis, dan bertanggung jawab.

Sebagaimana telah ketahui bersama, sudah seharusnya kebijakan pemerintah itu bisa di optimalkan oleh dinas pendidikan sebagai pelaksana kebijakan pemerintah baik di pusat maupun daerah karena pada dasarnya tugas dinas pendidikan yaitu mengatur pelaksana urusan pendidikan sesuai wilayah kerjanya agar berjalan lancar sesuai dengan program dari pusat.

Dinas pendidikan juga berpungsi dalam mengatur penempatan guru yang bertugas, mulai dari pengangkatan kepala sekolah maupun pengangkatan pegawai negri sipil .

Namun seringkali kita melihat dan mendengar pemberitaan mengenai kasus yang pernah menyeret para pejabat dinas pendidikan terutama di kabupaten garut, permasalahan ini seharusnya menjadi perhatian serius bagi pemerintah kabuten garut dalam mengendalikan, mengawasi, menilai dan menindak perilaku para aparatur yang menyimpang dari aturan yang berlaku.

Hal ini terjadi karena tidak di awali dari selektifnya pola rekrutmen pejabat dinas pendidikan sehingga para pejabat seringkali tidak memiliki integritas dan moralitas yang tinggi dalam menjalankan tugasnya.

Akibat pola rekrutmen yang salah  dan tidak sesuai dengan perda 11 tahun 2011 ini juga berdampak pada sekolah yang tiap harinya bersentuhan dengan para peserta didik sehingga para peserta didikpun secara tikak langsung menjadi korban permasalahan ini.



Seperti yang terjadi pada salah satu oknum plt kepala sekolah yang ada di kabupaten garut yang telah menyalahgunakan wewenangnya dengan menggunakan dana BOS untuk kepentingan pribadinya terkait rotasi kepala sekolah dengan pihak pendidikan.

Oknum kepala sekolah ini seringkali menyalahgunakan jabatannya dengan dalih bahwa ia memiliki kedekatan emosisonal dengan dinas pendidikan dan juga wakil Bupati Garut, hal ini seringkali ia ucapkan di hadapan para guru baik dalam obrolan biasa maupun ketika memimpin rapat di sekolahnya. Sungguh mengerikan.

Bahkan yang sangat memalukan dinas pendidikan terkesan lambat dalam menangani kasus tersebut dan seakan-akan kaku terhadap aturan yang  ada. Sehingga masyarakat mencurigai ada keterlibatan antara oknum kepala sekolah dengan salah satu pimpinan daerah di kabupaten garut.

Padahal kita tahu bahwa sebentar lagi sekolah akan di hadapkan pada momentum besar yaitu Ujian Nasional dan jangan sampai kasus ini mengakibatkan sekolah dan para peserta didik tidak bisa mengikuti Ujian Nasioanal.

Sebetulnya banyak sekali permasalahan yang terjadi di ranah pendidikan kabupaten Garut dari mulai ketimpangan infrastuktur pendidikan yang minim, kekurangan tenanga pengajar dll.

(Guru PNS) yang harus menjadi perhatian pemerintah kabupaten Garut

Apalagi garut hingga tahun 2017 rata-rata lama sekolah menurut BPS mencapai 7,82 tahun. Artinya jika di rata-ratakan hanya baru lulus sampai kelas 1 SMP hal ini tentu berpengaruh pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Garut.

Wakil Bupati juga pernah mengatakan bahwa sektor pendidikan sangat berperan besar dalam pembangunan, karena pendidikan pada dasarnya akan melahirkan Sumber Daya Manusia yang menguasai iptek tanpa harus menghilangkan jati diri atau identitasnya.

Maka sudah seharusnya pemerintah  segera  melaksanakan perbaikan pengelolaan  diranah pendidikan untuk kedepannya, hal yang pertama di lakukan ialah dalam tahapan rekrutmen harus lebih selektif sehinga terukur, teruji dan memiliki kompetensi mempuni serta integritas yang tinggi.
Pada dasarnya hal ini lah yang menjadi harapan dalam mengurai permasalah-permasalahan pendidikan di kabupaten Garut ini sehingga problema pendidikan di Garut terselesaikan.

3 comments:

  1. Betuk sekali di kabupaten Garut banyak permasalahan dalam pengelolaan pendidikan .

    Semoga essai ini bisa di baca oleh dinas terkait .

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamin mudah mudahan segera ada tindakan dari dinas

      Delete
  2. Betuk sekali di kabupaten Garut banyak permasalahan dalam pengelolaan pendidikan .

    Semoga essai ini bisa di baca oleh dinas terkait .

    ReplyDelete

Popular Posts

Newsletter