Tuesday, February 19, 2019

Pertiwi Istriku
Pertiwi Istriku

Bahkan kau yang paksa aku
Telah lama aku jujur
Kau tak cantik lagi
Kau tak seksi lagi

Keintiman kita telah tergerus umur
Tenggelam, terkubur oleh dalamnya sumur
Bahkan masakanmu tak lagi wangi saat di dapur
Atau kehangatanmu saat diatas kasur

Pertiwi, jangan paksa aku lagi
Kau sudah tua dan peot
Sementara aku?
Masih bertenaga meski jelek

Kau tak bosan
Setiap hari aku gaulimu
Kau peras keringat dan nafas dengan cangkulku
Agar kau puas dan subur

Aku lelaki lusuh, Pertiwi
Aku sudah lunglai, lalai dan lemah
Kau pun telah tua dan lapuk
Sudah tak segar apalagi subur

Pertiwi kau milikku
Tapi untuk aku sewa
Sudah saatnya kita berpisah
Kau harus segera ku jual


Oleh : Hasan Muhamad

No comments:

Post a Comment

Popular Posts

Newsletter