Wednesday, February 20, 2019

Mengurai Sense of Purpose
Mengurai Sense of Purpose

Harapan besar terbenam dalam pundak-pundak pemuda yang hadir mengisi ruang-ruang dialektika yang asyik menitih jalan berliku, menanjak dan menantang arus kebiasaan yang tidak biasa. Sejarah panjang dan berkesan selalu tercatat dalam tinta-tinta sejarah dunia oleh spirit dan semangat pemuda dan mahasiswa. 

Sejarah yang terus bercabang tumbuh saling memperkuat dari akar hingga buah, gerakan-gerakan mahasiswa sebagai pemuda yang hadir mengisi ruang menjadi harapan besar untuk bangsa dan negara, tentunya semua itu menarik perhatian semua pihak, kenapa mahasiswa bergerak? Mengapa mereka berkeinginan untuk bergerak dan apa implikasi terhadap konstalasi politik di Indonesia? 

Tentunya gerakan mahasiswa tidak hanya baik untuk dirinya sendiri, melainkan ada implikasi untuk bangsa secara keseluruhan. Gerakan mahasiswa itu tentunya sangat di perlukan untuk mengingatkan dan meratakan serta meyadarkan kepada tujuan besar dan cita cita bersama (sense of purpose) bangsa ini yang terus membangun menuju cita-cita tersebut.

Di kisaran tahun 45-an Sense of Purpose Bung Karno ialah kemerdekaan dan national building, merekalah obsesi pemuda dengan segala aksesya. Diantara 80-an Sense of Purpose lebih komprehensif kira-kira ialah "hidup secara pantas dan sejahtera secara ekonomi" tentunya claim keberhasilan di era itu dibuktikan dengan meningkatnya taraf hidup masyarakat Indonesia menjadi 500-600 dolar per-kapita per-tahunnya, kurang lebih ada peningkatan 10 kali lipat dari tahun 60-an, 

Sense of Purpose di era ini ialah demokrasi dimana  pasca gerakan mahasiswa 98 menjadi buah tuntunan mahasiswa untuk mewujudkan Indonesia yang demokrasi meskipun ikhtiar itu masih berjalan sampai detik ini. Kita percara bahwasanya sikslus Sense of Purpose di negeri ini berjalan 20 tahunan, yang dimana semua itu akan diartikulasikan oleh para pemimpin. Jika semua itu tidak dilakukan maka kemungkinan besar akan terjadi Pent of Feeling, perasaan tertekan dari orang bayak yang setiap kapanpun akan meledak.

Awalnya, artikulasi itu mesti hadir dari seorang pemimpin di himpunan ini, menjawab sikus itu dan menyusun agenda gerakan bersama untuk mencapai keberhasilannya, tentunya dengan tujuan untuk menjawab Sense of Purpose di era ini. Semoga saja tidak menjdi isu berkepanjangan dan melemahakan serta melelahkan agenda-agenda gerakan itu.

Sudah mestinya kita meratakan jalan menuju keinsyafan terhadap tujuan himpunan.


Yakinkan dengan Iman, 
Usahakan dengan Ilmu, 
Sampaikan dengan Amal 
Yakin Usaha Sampai

2 comments:

Popular Posts

Newsletter