Friday, June 1, 2018

Zakat infaq shodaqoh Dalam Dinul Islam
Zakat infaq shodaqoh Dalam Dinul Islam

Sumber: Google.com

Ketika Rasulullah dan para sahabat sudah berhijrah ke madinah, maka orang-orang yang berada madinah pada saat itu terdiri dari kaum Muhajirin dan Anshor, termasuk Yahudi. Pada saat itu turunlah QS. Al-Baqarah, surat pertama yang turun di Madinah kepada umat Muslim. Artinya surat tersebut ditujukan kepada Muhajirin dan Anshor, karena seperti kita ketahui bahwa orang-orang yang tidak ikut berhijrah (Mustad’afin) maka tempat kembali mereka adalah neraka Jahannam QS. 4:97.
Dalam permulaan surat Al-Baqarah menerangkan bagaimana di Madinah terbagi menjadi 3 kelompok:
Kaum Mukmin
Kaum Kafir
Kaum Munafikin
Kita akan persempit pembahasannya pada tema ZIS (Zakat Infaq Sadaqah), dalam ayat ke 3 di QS. Al-Baqarah. Disana dijelaskan bahwa orang mukmin/muttaqien salah satu cirinya adalah yang melaksanakan Infaq. Dijelaskan dalam hadits bahwa : “Sesungguhnya pada harta itu terdapat kewajiban selain zakat.” Berarti kedudukan membayar infaq adalah wajib bagi orang mukmin, begitu pula dengan Zakat seperti yang kita ketahui bahwa Zakat merupakan Rukun Islam setelah Syahadat, Salat.
Sudah jelas disini bahwa ZIS pelaksanaannya didalam Madinah, artinya orang-orang yang sudah berhijrah bersama Rasulullah (Muhajirin) dan kaum Anshar maka wajib mengeluarkan ZIS nya untuk diberikan kepada Rasulullah yang menjadi Pemerintahan Islam pada saat itu. Inilah tanda-tanda orang yang beriman yang dijelaskan dalam surat Al-Baqarah, kalau tidak membayar ZIS kepada Pemerintahan Islam maka dikategorikan kedalam 2 kelompok lainnya yaitu antara Kafir dan Munafik.
Dalam QS. Al-Baqarah ayat 177 dijelaskan tanda orang yang benar imannya, yaitu salah satunya memberikan harta yang dicintainya kepada Rasulullah. Dalam QS. 41:6-7 dijelaskan orang-orang yang tidak menunaikan zakat adalah termasuk orang Musyrik dan Kafir. Itulah sedikit gambaran pelaksanaan ZIS dalam Dinul Islam.
Pengertian Zakat
Menurut lughat arti zakat adalah tumbuh (al Numuww) seperti pada zakat Al Zar’u yang artinya bertambaha banyak dan mengandung berkat seperti pada zaka’ al malu dan suci(thoharoh) seperti pada nafsan zakiyah dan qad aflaha man zakkaha
Sedangkan menurut Istilah zakat adalah sebagian harta yang telah diwajibkan oleh Allah swt untuk diberikan kepada orang yang berhak menerimanya sebagaiman yang telah dinyatakan dalam Al Qur’an atau juga boleh diartikan dengan kadar tertentu atas harta tertentu yang diberikan kepada orang-orang tertentu dengan lafadz zakat yang juga digunakan terhadap bagian tertentu yang dikeluarkan dari orang yang telah dikenai kewajiban untuk mengeluarkan zakat
Menurut Imam Maliki dalam mendefinisikan zakat bahwa zakat adalah mengeluarkan sebagian yang khusus dari harta yang khusus pula yang telah mencapai nishab(batas kuantitas yang mewajibkan zakat) kepada orang-orang yang berhak menerimanya dengan catatan kepemilikan itu penuh dan mencapai haul, bukan barang tambang dan bukan pertanian.
Menurut madzhab Syafii zakat adalah sebuah ungkapan untuk keluarnya harta atau tubuh sesuai dengan cara khusus, sedangkanmadzhab Hambali mengatakan Zakat adalah hak yang wajib dikeluarkan dari harta yang khusus untuk kelompok yang khusus pula.

Hukum Mengeluarkan Zakat
Zakat merupakan rukun ketiga dari lima rukun Islam dan zakat juga termasuk salah satu panji-panji Islam yang penegakkannya tidak boleh diabaikan oleh siapaun juga. Zakat telah difardukan diMadinah pada bulan Syawwal tahun kedua hijrah setelah kepada ummat islam diwajibkan berpuasa ramadhan. Dasar-dasar atau landasan kewajiban mengeluarkan zakat disebutkan dalam: 
Al Qur’an
 “Dan Dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku'lah beserta orang-orang yang ruku' (QS. 2:143)
“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. dan Allah Maha mendengar lagi Maha Mengetahui” (QS. 9:103)

“Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu Maka Bunuhlah orang-orang musyrikin itu dimana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah ditempat pengintaian. jika mereka bertaubat dan mendirikan sholat dan menunaikan zakat, Maka berilah kebebasan kepada mereka untuk berjalan[. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (QS. 9:5 )

As Sunnah
Hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Abdullah bin Umar Rosulullah bersabda
بني الاءسلا م على خمس شها دة ان لا اله الاالله و ان محمدا رسول الله اقا مة الصلاة و ايتاء الز كاة و حج البيت و صوم رمضان (متفق علبه)
“Islam itu ditegakkan atas lima pilar: syahadat yang menegaskan bahwa tiada tuhan selain Allah dan Muhammad utusan Allah, mendirikan sholat, membayar zakat, menunaikan haji dan berpuasa pada bulan ramadhan” (HR Bukahari Muslim)
Hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad dan Muslim dari Abu Hurairah
ما من صاحب كنز لا يؤ دي ز كا ته الا احمي عليه في نارجهنم فيجعل صفا ئح فتكوى بهاجنبا ه و جبهته-الحد يث
 (رواه احمد و مسلم)
“Seseorang yang menyimpan hartanya tidak dikeluarkan zakatnya akan dibakar dalam neraka jahnnam baginya dibuatkan setrika dari api, kemudian disetrikakan ke lambung dan dahinya-Al Hadits (HR Ahmad dan Muslim)
Hadits yang diriwayatkan oleh Thabrani dal buku Al Ausath dan As Saghir dari Ali
ان الله فرض على اغنياء المسا عين في اموا لهم بقد ر الذي يسع فقرا ئهم ولن يجهد الفقراء اذا جا عوا او عروا الا بما يصنع اغنيا ئهم الا وان الله يحا سبهم حسابا شديدا و يعذ بهم عذابااليما
“Allah ta’ala mewajibkan zakat pada harta orang-orang kaya dari kaum muslimin sejumlah yang dapat melapangi orang-orang miskin diantara merela fakir miskin itu tiadalah akan menderita menghadapi kelaparan dan kesulitan sandang kecuali karena perbuatan golongan dan kaya, ingatlah Allah akan mengadili mereka nanti nanti secara tegas dan menyiksa mereka dengan pedih”

Ijma’ Ulama’
Ulama baik salaf (tradisional) maupun khalaf (modern) telah sepakat akan kewajiban zakat dan bagi yang mengingkarinya berarti telah kafir dari Islam.

Zakat Fitrah
Zakat Fitrah, zakat yang wajib dikeluarkan Muslim menjelang Idul Fitri pada bulan Ramadhan. Besar Zakat ini setara dengan 2,5 kilogram/3,1 liter makanan pokok yang ada di daerah bersangkutan. 
Rasulullah juga menerangkan tentang waktu mengeluarkannya yaitu sebelum sholat id, yang dimulai sejak waktu utamanya yaitu setelah tenggelamnya matahari pada malam id (menurut Tsauri, Ahmad, Ishak dan Syafii dalam Al Jadid serta menurut satu berita juga dari Malik).
Dibawah ini akan diterangkan beberapa waktu dan hukum membayar zakat fitrah antara lain: 
Waktu yang di bolehkan yaitu dari awal ramadhan sampai hari penghabisan ramadhan
Waktu wajib, yaitu mulai terbenam matahari penghabisan ramadhan
Waktu yang lebih baik (sunnat), yaitu dibayar sesudah shalat subuh sebelum pergi sholat hari raya
عن ابن عباس قال: فرض رسول الله ص.م. زكاة الفطر طهرة للصا ئم و طعمةللمسا كين فمن اداها قبل الصلاة فهي زكاة مقبو لة ومن اداها بعد الصلاة فهي صدفة من الصدفات
“Dari Ibn Abbas, ia berkata: telah diwajibkan oleh rasulullah saw zakat fitrah sebagai pembersih bagi orang puasa dan memberi makan bagi orang miskin, barang siapa yang menunaikannya sebelum sholat hari raya maka zakat itu diterima, dan barang siapa membayarnya sesudah sholat hari raya maka zakat itu sebagai sedekah biasa”(HR Abu Dawud dan Ibn Majah)
Waktu makruh, yaitu membayar fitrah sesudah hari raya tetapi sebelum terbenam matahari pada hari raya
Waktu haram, yaitu dibayar sesudah terbenam matahari pada hari raya.
Rasulullah juga menganjurkan agar zakat dikeluarkan atas bayi yang masih dalam kandungan sebagaimana dilakukan oleh Ustman bin Affan r. a.






DAFTAR PUSTAKA

Sayyid Quthub, Tafsir Fizhilalil Qur’an  
Nasution, Lahmanudin,  Fiqih 1, (Bandung: Jaya Baru, 1998)
Ar Rahman, Syaikh Muhammad Abdul Malik,  1001 Masalah Dan Solusinya, (Jakarta: Pustaka Cerdas Zakat, 2003),
Al Zuhayly, Wahbah,  Al Fiqh Al IslamiAdillatuh, (Damaskus: Dar Al Fikr, 1995), 
Al Fauzan, Saleh,  Fiqih Sehari-hari, (Jakarta: Gema Insani, 2006),
Rasyid, Sulaiman Fiqih Islam, (Bandung: Sinar Baru Algesindo, 1994),
Sabiq, Sayyid,  Fiqih Sunnah 3, (Bandung: PT Al Maarif, 1982),

No comments:

Post a Comment

Popular Posts

Newsletter